News & Events

Cara Kerja dan Cara Membuat Bisnis Model Canvas

 Andi Diputra  |     13 May 2022, 11:31

Setelah mengetahui pengertian dan manfaat Bisnis Model Canvas, sekarang kita akan membahas bagaimana cara kerja dan cara membuat Bisnis Model Canvas.

Cara Kerja dan Cara Membuat Bisnis Model Canvas

Di dalam bisnis model canvas ada 9 elemen penting. 9 panduan ini penting untuk mengarahkan Anda dalam menentukan sistem kerja perusahaan sekaligus memeriksa apakah aktivitas perusahaan sudah berjalan sesuai sistem.

1. Value Proposition

Sederhananya, value proposition merupakan nilai jual produk/jasa Anda sehingga konsumen memilih perusahaan Anda daripada kompetitor. Sebelum menentukan hal yang lain, value proposition sangat krusial untuk diketahui agar bisnis Anda menjual apa yang konsumen benar-benar butuhkan dan memastikan apakah perusahaan Anda menjual solusi atas permasalahan mereka.

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang dapat membantu Anda:

  • Apa penyebab masalah itu terjadi?
  • Mengapa konsumen ingin masalah tersebut hilang?
  • Apa manfaat bisnis saya untuk konsumen?

2. Customer Segments

Value proposition saling berkaitan erat dengan segmentasi konsumen Anda. Target konsumen bisa dibagi menjadi berbagai segmen sesuai kebutuhan, contohnya, berdasarkan usia, gender, hobi maupun tingkat konsumen.

Beberapa pertanyaan di bawah ini bisa digunakan untuk menentukan target konsumen Anda!

  • Kepada siapa solusi Anda paling memberikan dampak positif?
  • Apakah solusi Anda cocok untuk perorangan atau bisnis lain?
  • Bagaimana karakter perorangan atau bisnis tersebut?
  • Solusi Anda cocok untuk laki-laki atau perempuan? Atau keduanya?
  • Berapa umur mereka?

3. Customer Relationship

Jadi, tadi kita sudah menentukan value proposition dan segmentasi konsumen. Selanjutnya adalah memahami konsumen Anda dan ´mendekati´mereka.

Cara mendekati konsumen ada banyak, baik secara personal, phone, dan sebagainya.

Di dalam customer relationship, Anda dapat mengetahui cara apa yang paling efektif untuk berinteraksi dengan konsumen maupun calon konsumen. Misalnya Anda memiliki bisnis online yang menjual produk aksesoris rambut dengan target usia 18-25 tahun. Tentunya target konsumen Anda adalah perempuan yang suka berdandan atau berpenampilan rapi.

Lalu bagaimana membuat mereka mau membeli produk aksesoris rambut Anda? Dengan memberikan informasi seputar perawatan rambut, tips mengikat rambut, dan sebagainya.

Cara termudah menjangkau konsumen milenial adalah dengan berinteraksi lewat channel yang sering didatangi oleh target konsumen Anda, berkomunikasi sesuai dengan Bahasa mereka dan memberikan konten-konten yang relevan dengan ketertarikan mereka.

4. Channels

Di bagian customer relationship, kita sudah membahas cara pendekatan dengan konsumen Anda sesuai dengan Bahasa dan ketertarikan mereka. Kini saatnya Anda benar-benar menemui dan berbicara mereka.

Bisa dikatakan, channel merupakan tempat pertemuan Anda dengan konsumen. Pertanyaan berikut dapat membantu Anda mengidentifikasi tempat mana yang ideal untuk bertemu dengan mereka.

  • Dimana konsumen Anda berada?
  • Apakah mereka aktif menggunakan sosmed?
  • Apakah mereka suka mendengarkan radio atau aplikasi music?
  • Apakah mereka suka menghadiri event atau seminar?
  • Apakah mereka menonton TV?

Hal ini dapat menentukan dimana Anda harus meletakkan iklan. Apakah di billboard, di Instagram, di koran dan lain sebagainya.

Baca Juga: Apa itu Bisnis Model Canvas?

5. Key Activities

Key activities merupakan aktivitas bisnis Anda yang dijalankan sehari-hari agar dapat mencapai value proposition. Beberapa panduan pertanyaan yang perlu Anda jawab:

  • Aktivitas bisnis seperti apa yang dapat diterapkan di dalam perusahaan untuk membantu Anda agar konsumen puas?
  • Bagaimana dengan distribusi produk/jasa Anda?
  • Apakah Anda memiliki tenaga ahli untuk menjalankan kegiatan perusahaan sehari-hari?

6. Key Resources

Agar tetap kompetitif di dalam industri bisnis yang Anda geluti, Anda membutuhkan sumber daya yang tepat karena ini adalah asset yang Anda miliki untuk mendukung aktivitas perusahaan. Beberapa contoh sederhana key resource adalah komputer, ruang kerja, karyawan, kendaraan, listrik, dan lain sebagainya.

7. Key Partners

Dalam sebuah bisnis, membutuhkan partner kerja yang mendukung perusahaan Anda. Jika sampai saat ini Anda belum menemukan keunikan dari produk/jasa Anda dikarenakan kurangnya networking, Anda membutuhkan partner kerja yang dapat membantu Anda mencapai value proposition.

Jika Anda menjalankan agensi manajemen media sosial, mungkin key partner Anda adalah sebuah agensi jasa desain grafis untuk memastikan kualitas desain feed media sosial yang baik untuk diberikan kepada para klien.

8. Cost Structures

Cost structure merupakan skema finansial yang membiayai operasional perusahaan Anda. Berapa uang yang harus dikeluarkan untuk melaksanakan aktivitas perusahaan per harinya? Berapa biaya untuk sumber daya yang dipakai? Berapa harga pemasaran produknya?

9. Revenue Streams

Setiap perusahaan membutuhkan aliran pendapatan untuk tetap bisa menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Revenue stream merupakan sumber pendapatan perusahaan dari berbagai sumber, seperti hasil penjualan, dividen dan sebagainya.

Bisnis model canvas merupakan teknik yang efektif untuk diterapkan di dalam perusahaan karena dapat membantu memetakan bisnis Anda secara terstruktur. Anda dapat menggunakan bisnis model ini untuk mewujudkan ide-ide Anda menjadi hal yang konkret.

Bisnis Model Canvas adalah bahasa atau metode bersama untuk mendeskripsikan, memvisualisasikan, menilai, dan mengubah model bisnis. Ini menjelaskan alasan bagaimana organisasi menciptakan, memberikan, dan menangkap nilai mereka. Dari sini juga panduan dalam bisnis untuk perusahaan Anda bisa diambil dan dijadikan pedoman.

Need Software Support?

Our support team is standing by with the resources and answers you need. Don't hesitate to contact us below:

PT. STRATEGIC PARTNER SOLUTION

Graha Indramas Building 6th Floor
Jl. K.S. Tubun Raya No. 77
Jakarta 11410
Phone : (+6221) 5367 3270
Marketing : +62 81287000879