Milenial (juga dikenal sebagai Generasi Y) adalah kelompok demografi setelah Generasi X (Gen-X). Tidak ada batas waktu yang pasti untuk awal dan akhir dari kelompok ini. Para ahli dan peneliti biasanya menggunakan awal 1980-an sebagai awal kelahiran kelompok ini dan pertengahan tahun 1990-an hingga awal 2000-an sebagai akhir kelahiran. Milenial pada umumnya adalah anak-anak dari generasi Baby Boomers dan Gen-X yang tua. Milenial kadang-kadang disebut sebagai "Echo Boomers" karena adanya 'booming' (peningkatan besar) tingkat kelahiran di tahun 1980-an dan 1990-an.

Generasi ini disebut-sebut sebagai generasi yang produktif dan bangga apabila dapat bekerja lebih cerdas, bukan lebih keras. Meskipun belum tentu semua Gen Y memiliki sikap tersebut, tetapi setiap perusahaan harusnya sadar bahwa kemampuan mereka adalah peluang besar untuk perkembangan perusahaan. Namun sayang, generasi ini juga mudah pindah kerja bila sedikit saja merasa tidak nyaman. Selain itu, mereka sangat pemilih bila ingin melamar pekerjaan. Menurut sebuah survei yang juga dilakukan JobStreet, dari sebuah lowongan pekerjaan, generasi ini sangat memperhatikan keuntungan bekerja di sebuah perusahaan, antara lain fasilitas dan kenyamanan bekerja. Selain gaji tinggi, generasi milenial juga ingin perusahaan tempatnya bekerja dapat menyediakan beragam pelatihan serta pengembangan diri. Lantas bagaimana cara menghadapi generasi ini? Seperti dikutip dari fortune.com berikut strateginya:

1. Lakukan perubahan

Generasi milenial adalah generasi yang merasa tertantang dengan lingkungan kerja yang melibatkan kreativitas dan perubahan. Oleh karena itu, undanglah karyawan muda tersebut untuk bergabung dalam tim development bisnis dan dorong mereka untuk menyampaikan ide. Jika hal tersebut sudah dilakukan, jangan kaget apabila dari mereka keluar ide-ide yang tidak terduga sebelumnya.

2. Berikan mereka kebebasan/kemandirian

Jangan memberikan arahan terlalu banyak tentang cara menyelesaikan suatu pekerjaan. Generasi millennium tidak terlalu suka banyak campur tangan dari atasan ketika diserahi sebuah tanggung jawab berilah ruang bagi mereka untuk merealisasikan inisiatifnya.

3. Keberagaman dalam lingkungan kerja

Hargai dan terima perbedaan SARA di tempat kerja. Terlebih lagi, memiliki keberagaman ide, perspektif dan pengalaman dari karyawan juga merupakan keuntungan tersendiri bagi perusahaan.

4. Ajak mereka berbicara tentang teknologi

Bukan rahasia lagi bahwa sebagian generasi milenial di dunia dekat dengan teknologi. Jadi, ajaklah talent muda Anda untuk berdiskusi tentang teknologi. Akan banyak peluang muncul bahwa mereka akan memberikan ide-ide menarik yang akan membuat performa perusahaan meningkat dengan bantuan teknologi.

5. Tanamkan makna atau nilai dalam pekerjaan mereka

Berdasarkan penelitian yang diselenggarakan oleh Deloitte Milenial Survey 2015, sebagian besar generasi milenial memilih pekerjaan berdasarkan "sense of purpose" atau tujuan utama suatu pekerjaan dilakukan. Mereka ingin sekali membuat perbedaan dan akan dengan mudah pindah ke perusahaan lain jika mampu memberikan makna dalam hidup mereka.

6. Berinvestasi pada Pendidikan yang berkesinambungan

Hal ini membuat mereka cenderung senang bekerja dengan bos maupun atasan yang dapat menghargai dan melihat mereka sebagai seorang individu, bukan semata-mata asset. Mereka ingin agar perkembangan kompetensinya juga diperhatikan oleh perusahaan.

7. Memberikan feedback yang jujur secara regular

Salah satu cara lain untuk mengoptimalkan kinerja Gen-Y adalah dengan kesedian memberikan feedback terhadap hasil kerja mereka. Mereka dapat menerima masukan maupun kritik sepanjang itu bersifat konstruktif.

Mungkin butuh waktu untuk sepenuhnya memahami kebutuhan dan keinginan generasi millennial, tetapi yang terpenting adalah Anda harus mengakui pentingnya menarik perhatian generasi ini karena mereka adalah generasi yang akan menjalankan perusahaan Anda di masa yang akan datang. Pada dasarnya, kunci utama dalam memberikan memotivasi karyawan adalah dengan membuat mereka merasa dihargai, diberdayakan dan dilibatkan di tempat kerja, tidak peduli apapun jenis generasinya. Sehingga, ketiga hal tersebut tetap harus menjadi pedoman disamping 7 strategi yang telah disebutkan di atas.

PT Strategic Partner Solution

The Bellezza Shopping Arcade 2nd Floor Unit SA15-16, Jl. Arteri Permata Hijau, Kec. Kby. Lama DKI Jakarta 12210
Phone: +62 81287000879
Email: info@myspsolution.com

© 2022 OrangE HR. All Right Reserved.
icon